Palu – Warga di sekitar Pantai Lere, Kota Palu, Sulawesi Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan yang mengapung di bibir pantai pada Kamis. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah beraktivitas di kawasan pantai. Saat ditemukan, kondisi jasad diduga telah berada di lokasi selama beberapa hari, ditandai dengan perubahan fisik yang mengindikasikan proses pembusukan.
Menerima laporan tersebut, personel kepolisian bersama tim medis dan instansi terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan penentuan penyebab kematian.
Penemuan jenazah itu menarik perhatian warga sekitar yang memadati lokasi. Petugas kepolisian memasang garis polisi guna mengamankan area serta mempermudah proses penyelidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban masih belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dalam beberapa hari terakhir agar segera menghubungi kantor polisi atau rumah sakit tempat jenazah dievakuasi guna membantu proses identifikasi.
Kasus penemuan jenazah tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. Penyebab kematian korban akan dipastikan setelah seluruh rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan forensik selesai dilakukan. (Redaksi)









