PALU – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardiputra, menyoroti fenomena perilaku keuangan generasi muda yang cenderung merasakan kebahagiaan ketika memiliki uang.
Hal tersebut disampaikannya dalam dialog bertema “Menggali Potensi, Menguatkan Mental : Menyongsong Generasi Emas 2045 yang Cerdas Digital”, yang diselenggarakan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Sulawesi Tengah, di Palu Grand Mall, Sabtu (11/10/2025).
Bonny menjelaskan bahwa perasaan bahagia ketika memiliki uang merupakan hal yang manusiawi, namun perlu diimbangi dengan literasi keuangan yang baik agar tidak terjebak dalam perilaku konsumtif.
“Dari survey yang kita buat, 80% responden anak muda hari ini merasakan kesenangan ketika memiliki uang, tapi tantangannya adalah bagaimana menjaga agar uang itu tidak cepat habis. Literasi dan perencanaan keuangan menjadi kunci penting,” ujar Bonny.
Ia menegaskan, OJK terus berkomitmen mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan digitaldi kalangan generasi muda, agar mereka mampu mengelola keuangan dengan bijak sekaligus memanfaatkan teknologi secara produktif menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Rochmat Jasin Moenawar, menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan mental dan pengelolaan stres pada generasi muda di era digital yang serba cepat.
“Kesehatan mental menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang tangguh. Anak muda perlu belajar mengelola tekanan sosial dan finansial agar tetap fokus pada tujuan hidup,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Soraya Tenri Uleng, M.Kes., Sp.KJ, seorang psikiater yang juga menjadi narasumber, menambahkan bahwa generasi muda perlu memiliki kesadaran diri dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman, termasuk dalam menghadapi tekanan sosial media dan tuntutan gaya hidup.
“Kecerdasan emosional dan digital harus berjalan beriringan. Generasi muda harus belajar mengenali emosi, mengelola waktu, serta bijak dalam menggunakan teknologi,” ungkapnya.
Dialog interaktif ini diikuti oleh mahasiswa, pelajar, dan komunitas anak muda di Kota Palu. Ketua Himpsi Sulteng menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, literasi keuangan, dan kecerdasan digital sebagai bekal menuju generasi emas 2045 yang berdaya saing dan berkarakter. (Redaksi)





