JAKARTA – Dr. Mardiman Sane (MDS) bersama Pdt. Jangkuton Herson dan sejumlah pimpinan Gereja Bala Keselamatan Indonesia melakukan audiensi dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nazaruddin Umar, di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan pertemuan pemuda Bala Keselamatan sedunia (Salvation Army) bertema “EMPOWERING A GENERATION”, yang bertujuan mempererat hubungan antarbangsa sekaligus memperkuat peran generasi muda Bala Keselamatan dalam pelayanan dan kehidupan bermasyarakat.
Dalam audiensi itu, para pimpinan Gereja Bala Keselamatan Indonesia menyampaikan laporan serta meminta arahan Menteri Agama terkait pelaksanaan kegiatan internasional yang direncanakan melibatkan peserta dari sekitar 120 negara, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 3.000 orang.
Menteri Agama menyambut positif rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut di Indonesia. Ia menyatakan kegembiraannya atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah dan berharap momentum ini dapat memperlihatkan kepada dunia wajah kehidupan beragama di Indonesia yang inklusif dan menjunjung tinggi kerukunan.
Menteri Agama juga menyatakan kesediaannya untuk menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, ia meminta agar Jenderal dan Pemimpin Bala Keselamatan Dunia berkenan mengunjungi Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral di Jakarta.
Terowongan tersebut menjadi salah satu simbol kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia, sekaligus mencerminkan semangat untuk membangun kehidupan bersama yang harmonis di tengah keberagaman.
Sementara itu, Mardiman Sane kepada media ini menyampaikan rasa syukur karena mendapat kesempatan mendampingi para pimpinan Gereja Bala Keselamatan Indonesia dalam pertemuan dengan Menteri Agama.
“Saya merasa bangga dan bersyukur karena Indonesia terpilih menjadi tuan rumah kegiatan internasional ini. Kehadiran peserta dari sekitar 120 negara dengan jumlah diperkirakan mencapai 3.000 orang merupakan kehormatan sekaligus kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun persatuan,” ujar Mardiman.
Menurut Mardiman, pertemuan bertema “EMPOWERING A GENERATION” bukan sekadar agenda pertemuan pemuda lintas negara, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, membangun solidaritas, dan mendorong generasi muda mengambil peran nyata dalam pelayanan kemanusiaan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia, khususnya dalam memperkuat pesan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di mata masyarakat internasional.
“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah rumah bagi keberagaman. Perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk membangun persaudaraan, bekerja sama, dan memberikan kontribusi bagi kemanusiaan,” tambahnya.
Mardiman juga mengapresiasi sambutan positif Menteri Agama terhadap rencana kegiatan tersebut. Menurutnya, komunikasi dan dukungan dari pemerintah merupakan bagian penting dalam menyukseskan kegiatan internasional yang membawa pesan persatuan dan perdamaian.
Ia berharap kehadiran para pemimpin serta pemuda Bala Keselamatan dari berbagai negara nantinya dapat mempererat hubungan antarbangsa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai toleransi yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya ribuan pemuda dari berbagai negara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persahabatan, menumbuhkan semangat pelayanan, dan menyebarkan pesan perdamaian kepada dunia. (Redaksi)






