Palu – MDS Movement kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia dengan memberikan bantuan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan studi banding Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bala Keselamatan ke Toraja.
Bantuan tersebut diterima oleh Amirudin yang mewakili pihak STT Bala Keselamatan. Kegiatan studi banding itu dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2026 dengan melibatkan sebanyak 20 peserta.
Dukungan MDS Movement diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, serta memperkaya pengetahuan dalam bidang pendidikan dan kehidupan sosial-keagamaan.
Kegiatan studi banding menjadi salah satu sarana pembelajaran di luar lingkungan kampus yang dapat mendorong peserta untuk melihat secara langsung praktik, pengalaman, serta perkembangan yang berlangsung di lingkungan lain. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat memperoleh perspektif baru yang bermanfaat bagi pengembangan kapasitas diri maupun institusi pendidikan.
MDS Movement memandang dukungan terhadap kegiatan pendidikan sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki wawasan luas, semangat belajar, serta kepedulian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Bantuan ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dengan lembaga pendidikan dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui studi banding ke Toraja, para peserta STT Bala Keselamatan diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertukar pengetahuan, membangun relasi, serta memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan dan pelayanan keagamaan.
MDS Movement berharap kegiatan studi banding tersebut dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta. Dukungan ini diharapkan menjadi bagian dari semangat bersama untuk terus memperkuat dunia pendidikan, membangun generasi muda, serta mendorong kegiatan sosial-keagamaan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. (Redaksi)










