Palu, 27 Januari 2026 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali menegaskan komitmennya untuk melakukan transisi energi bersih dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti batu bara dan menggantinya dengan sumber energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). ANTARA News
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa transisi ini dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memastikan pasokan listrik yang berkelanjutan dan stabil bagi masyarakat. Sulteng dipandang memiliki potensi sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun, sehingga cocok dikembangkan sebagai lokasi PLTS.
Menurutnya, Pemprov Sulteng telah menjalin kerja sama dengan Alkhairaat untuk memasang panel surya di atap gedung-gedung pemerintahan, termasuk kantor gubernur dan kantor DPRD yang sedang dibangun. Berbagai kantor pemerintah telah mulai menerapkan PLTS, dan ke depannya diharapkan seluruh kantor pemerintahan di provinsi ini beralih ke energi surya.
Selain berdampak positif bagi lingkungan, penggunaan energi surya juga diperkirakan akan mengurangi biaya operasional listrik hingga puluhan persen, yang kemudian dapat dialokasikan untuk program pembangunan lainnya.
Gubernur Anwar Hafid berharap langkah ini menjadikan Sulawesi Tengah sebagai contoh wilayah yang berhasil mengimplementasikan transisi energi bersih di Indonesia.





